Mengenal Beberapa Negara di Benua Eropa

Di bawah ini adalah beberapa Negara yang ada di kawasan benua Eropa yang akan saya jelaskan satu persatu

Inggris

Beberapa Negara di Benua Eropa
Nama resmi Kerajaan Inggris (United Kingdom)
Wilayah Inggris terdiri atas 2 pulau besar yaitu pulau Britania Raya dan Irlandia Utara
Wilayah Inggris dibagi 4 wilayah yaitu : Wales dengan ibukota Cardiff, England (Inggris) dengan ibukota London, Skotlandia dengan ibukota Edinburg (terletak dalam satu pulau Britania Raya) dan Irllandia  Utara (Irlandia) dengan ibukota Belfast
Antara Britania Raya dan Irllandia dibatasi selat Saint George’s
Tanah di Inggris berwarna putih sehingga disebut negeri Albion
Daerah perindustrian Inggris : Black Country
London adalah ibukota Inggris yang merupakan kota terbesar kedua setelah New York
Lagu kebagsaan Inggris adalah God Save The Queen
Kota Greenwich adalah kota tempat terdapatnya gedung penyelidikan bintang tertua di dunia
Kota Greenwich dijadikan pedoman waktu internasional
Sungai terpanjang di Inggris adalah sungai Serves
Negara Inggris dijuluki Matahari Tak Pernah Tenggelam (karena negara jajahan Inggris ada disetiap   benua)


Belanda

Beberapa Negara di Benua Eropa

Nama resmi negara Belanda adalah Netherland dengan ibukotanya Amsterdam dan pusat pemerintahannya di kota Den Haag
Bentuk pemerintahan Belanda adalah kerajaan  dengan Kepala Negara seorang Ratu
Kepala Pemerintahan Belanda  adalah Perdana Menteri
Belanda dijuluki negeri kincir angin atau negara dam
Lagu kebanngsaan Belanda  adalah La Merseillaise
Bunga khas Belanda adalah bunga Tulip
untuk mengetahui lebih jelas baca profil negara Belanda

Prancis
Negara Prancis ibukotanya Paris. Paris dikenal sebagai kota mode dunia.
Bentuk pemerintahan Prancis adalah Republik
Gunung Blanc adalah gunung tertinggi di Prancis
Bahasa resmi negara Prancis  adalah bahasa Prancis
Prancis merupakan negara terluas di Eropa Barat
Menara Eiffel terdapat di kota Paris (Prancis)

untuk mengetahui lebih jelas baca profil Negara Prancis

Jerman
Ibukota negara Jerman adalah Berlin
Sebelum runtuhnya Tembok Berlin, Jerman terbagi dua yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur
Tanggal 9 Nopember 1989 Tembok Berlin runtuh dan tanggal 3 Oktober 1990 dibentuklah negara Jerman bersatu dengan ibukota Berlin.
Batu bara adalah hasil tambang Jerman yang merupakan tambang batu bara terbesar di dunia
Merk mobil  terkenal buatan Jerman Mercedes, Opel dan BMW
Pusat pemasaran tembakau Indonesia di Jerman adalah di kota Bremen
 untuk mengetahui lebih jelas baca profil negara Jerman 
 Demikia Artikel mengenai  Beberapa Negara di Benua Eropa semoga bermanfaat

Tata Busana

 Busana

 

Sejarah Busana
Busana berasal dari bahasa sansekerta "bhusana" yang berati pakaian. Busana merupakan segala sesuatu yang dipakai manusia mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Pada zaman pr sejarah, manusia belum mengenal busana seperti sekarang. manusia memakai kulit binatang, tumbuh- tumbuhan untuk menutupi tubuh mereka. manusia purba yang hidup di daerah dingin menutupi tubuhnya dengan kulit binatang, misalnya kulit domba yang berbulu tebal. sedangkan manusia purba yang hidup di daerah panas, melindungi tubuh mereka dengan memanfaatkan kulit pepohonan yang direndam terlebih dahulu lalu dipukul - pukul dan dikeringkan. selain itu mereka juga menggunakan dedaunan dan rumput.
Manusia purba sudah mengenal penggunaan asesoris, mereka menggunakan kerang, biji - bijian, dan taring binatang yang disusun sedemikian rupa menjadi asesoris seperti kalung, gelang, dll. Pemakaian asesoris pada jaman purba lebih ditekankan kepada fungsi kepercayaan atau mistis. menurut kepercayaan mereka, dengan memakai benda - benda tersebut dapat menunjukkan kekuatan atau keberanian dalam melindungi diri dari roh - roh jahat dan agar selalu dihormati. cara lain yang dilakukan yaitu dengan membubuhkan lukisan di tubuh mereka yang dikenal dengan "tattoo".
Perkembangan bentuk busana mengalami kemajuan yang cukup pesat. Dari penggunaan kulit kayu, kulit binatang, dll manusia akhirnya menemukan teknologi pembuatan kain, yang pada awalnya masih sangat sederhana yaitu dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin ( ATBM ). Disinilah manusia mengenal busana dalam arti yang sebenarnya. Walaupun pada awalnya manusia hanya mengenal bentuk pakaian berupa bentuk dasarnya yaitu kutang, poncho, kaftan, pakaian bungkus.
1. Pengetahuan Tata Busana
Tata busana sangat berpengaruh terhadap penonton, karena sebelum seorang pemeran didengar dialognya terlebih dahulu diperhatikan penampilannya. Maka dari itu, kesan yang ditimbulkannya pada penonton mengenai dirinya tergantung pada yang tampak oleh mata penonton. Pakaian  yang tampak pertama kali akan membantu menggariskan karakternya, kemudian dari pakaiannya juga akan memperkuat kesan penonton. Sebelum membicarakan itu semua maka terlebih dahulu kita mengetahui tentang istilah tata busana pentas atau kostum pentas
Segala sandangan dan perlengkapannya (accessories) yang dikenakan di  dalam pentas disebut dengan tata pakaian pentas. Bahkan bisa pemeran atau penari dalam pentas mengenakan pakaiannya sendiri, maka pakaian itu beserta perlengkapannya menjadi kostum pentasnya. Busana pentas meliputi semua pakaian, sepatu, pakaian kepala dan perlengkapannya, baik yang kelihatan maupun yang kelihatan oleh penonton.
2. Bagian-bagian Busana Pentas
Secara garis besar kostum dapat dibedakan atau digolongkan menjadi lima kelompok yaitu : Busana dasar, busana kaki, busana tubuh, busana kepala dan perlengkapan-perlengkapan atau accessories.
a.    Busana dasar
Busana dasar yaitu bagian dari busana yang entah kelihatan maupun yang tidak terlihat, gunanya untuk membuat indah pakaian yang terlihat. Busana ini juga untuk membuat efek yang diperlukan dalam sebuah pertunjukan. Busana ini bisa berbentuk korset, stagen, rok simpai atau busana untuk membuat perut gendut, pinggul yang besar atau untuk membuat pemeran tampak gemuk. Contoh yang paling sederhana yaitu pakaian badut.
b.    Busana kaki
Busana Kaki yaitu busana yang digunakan untuk menghias kaki pemeran. Busana ini bisa terdiri dari kaos kaki, sepatu ( olah raga, periodisasi, klasik, modern, kesatuan atau seragam dan lain-lain), sandal (modern, tradisional, klasik, rakyat atau keratin) sepatu atau sandal dari suku atau Negara tertentu yang mempunyai ciri khas tersendiri.

c.    Busana tubuh atau body
Busana tubuh atau body yaitu busana yang dipakai tubuh dan  kelihatan oleh penonton. Busana ini meliputi blus, rok, kemeja, celana, jaket, rompi, jas, sarung dan lain-lain. Busana ini bisa pakaian tradisional dari suatu daerah, busana kenegaraan, busana modern atau busana fantasi yang diciptakan untuk tujuan pementasan dengan lakon tertentu.
d.    Busana kepala
Busana Kepala yaitu pakaian yang dikenakan di kepala pemeran, termasuk juga penataan rambut. Corak pakaian kepala tentu saja tergantung dari corak busana yang akan dikenakan. Pakaian kepala dapat dimanfaatkan sebagai tanda atau pencitraan seorang pemain di atas pentas. Misalnya seorang raja ditandai dengan pemakaian mahkota, orang jawa dengan blangkonnya atau cowboy dengan topi laken. Gaya rambut juga kadang-kadang dimasukkan kedalam pakaian kepala meskipun ini termasuk bagian dari tata rias. Busana dan tata rias sangat erat kaitannya dengan melukiskan peranan hingga kedua hal tersebut perlu diperhatikan bersama.
e.    Perlengkapan-perlengkapan/accessories
Accessories yaitu pakaian yang melengkapi bagian-bagian busana yang bukan pakaian dasar atau yang belum termasuk dalam busana dasar, busana tubuh, busana kaki dan busana kepala. Pakaian ini ditambahkan demi efek dekoratif, demi karakter atau tujuan-tujuan lain. Misalnya kaos tangan, perhiasan, dompet, ikat pinggang, kipas dan sebagainya.
Selain accessories ada juga yang disebut dengan properties yaitu benda atau pakaian yang berguna untuk membantu akting permainan. Perbedaan antara accessories dan properties tidaklah begitu jelas, seringkali yang sedianya untuk properties tetapi kemudian berubah menjadi accessories begitu juga sebaliknya. Umpamanya, dompet yang dibawa oleh seorang pemeran hanya untuk melengkapi efek kostum adalah accessories, tetapi bila dompet tersebut digunakan untuk membantu akting maka dompet tersebut menjadi properties. Kemudian mantel dan topi yang harus ada pada tempatnya bila adegan mulai, atau yang dibawa oleh pelaku lain, ini dipandang sebagai properties, tetapi kalau mantel dan topi itu digunakan oleh pelaku maka ini disebut sebagai kostum. Jadi suatu accessories yang dikenakan oleh pemeran apabila tidak digunakan untuk membantu acting permainan maka tetap disebut sebagai accessories tetapi kalau barang itu digunakan untuk membantu permainan maka disebut dengan properties. Begitu juga dengan busana kalau tidak digunakan untuk main maka disebut sebagai properties tetapi kalau digunakan pada waktu permainan maka disebut sebagai kostum.


3. Tujuan dan Fungsi Tata Busana
Dalam pementasan tidak perlu perlengkapan kostum yang mahal tetapi yang diperlukan adalah efek dari kostum tersebut pada pementasan. Tata busana mempunyai tujuan yaitu :
1.    Membantu penonton agar mendapatkan suatu ciri atas pribadi peranan.
2.    Membantu memperlihatkan adanya hubungan peranan yang satu dengan peranan yang lain, misalnya sebuah seragam kesatuan.
Agar busana pementasan mempunyai efek yang diinginkan, maka busana harus menunaikan beberapa fungsi tertentu yaitu :
1.    Membantu menghidupkan perwatakan pelaku, artinya sebelum dia berdialog, busana yang dikenakan sudah menunjukkan siapa dia sesungguhnya, umurnya, kebangsaannya, status sosialnya, kepribadiannya. Bahkan tata busana dapat menunjukkan hubungan psikologisnyadengan karakter-karakter lainnya.
2.    Membantu menunjukkan individualisasi peranan, artinya warna dan gaya tata busana harus dapat membedakan peranan yang satu dengan peranan yang lain.
3.    Membantu memberi fasilitas dan membantu gerak pelaku, artinya pelaku harus dapat melaksanakan laku atau akting perannya tanpa terganggu oleh busananya. Busana tidak harus dapat memberi bantuan kepada pelaku tetapi busana harus sanggup menambah efek visual gerak, menambah indah dan menyenangkan dilihat disetiap posisi yang diambil pelaku. Hal ini sebagian besar tergantung pada temperamen dan kerja sama antara pelaku dan perencana. Pelaku yang pandai dan cukup latihan biasanya dapat menguasai busana yang sulit untuk dapat mencari efek visual yang menarik.
4. Macam-macam Tata Busana
Dalam penampilannya macam busana pentas bisa digolongkan dalam berbagai bentuk yaitu: busana historis, modern, nasional, tradisional, sirkus, fantastis, hewan dan sebagainya.
1.    Busana historis yaitu bentuk busana pentas yang spesifik untuk periode-periode berdasarkan sejarah dari kejadian lakon. Misalnya busana jaman Napoleon adalah serba ketat untuk pria dan jurk menjurai di atas lantai dengan rumbai dan rampel meriah bagi wanita. Busana pentas kerajaan Mojopahit akan berbeda dengan kerajaan Mataram.
2.    Busana modern yaitu bentuk busana pentas yang digunakan tak berbeda dengan pakaian yang digunakan sehari-hari dimasyarakat.
3.    Busana tradisional yaitu bentuk busana yang menggambarkan karakteristik spesifik secara simbolis dan distilir. Busana seperti ini  seringkali berlatar belakang sejarah terutama yang berhubungan dengan karakter tradisional, periode dan tempat yang khusus.
4.    Busana nasional yaitu busana yang menggambarkan secara khas dari suatu negara dan yang bersangkutan secara historis dan nasional. Misalnya busana tentara Jerman jaman Nazi atau tentara jepang diperang dunia II.

5. Cara merencanakan
Sebelum kita merancang busana untuk sebuah pementasan maka ada yang perlu kita pelajari adalah sebagai berikut.
a.    Belajar tentang kehidupan dan watak yang akan dibawakan oleh pemeran, dengan cara bersama-sama menganalisa naskah.
b.    . Penelitian tentang periode sejarah dan busana nasional peran yang akan dibawakan, dengan cara meneliti sumber-sumber yang
ada, buku teks perihal tentang kostum, juga harus diteliti dokumen-dokumen, naskah-naskah perpustakaan yang memiliki bahan-
bahan yang serupa dengan cerita yang akan dibawakan.

MACAM - MACAM TARIAN NUSANTARA

tarian nusantara 1

Tari Jaipong


JAIPONG


Tari jaipong atau Jaipongan adalah sebuah kesenian dari sunda berupa seni tari dengan diiringi musik Degung, yang dulunya bernama ketuk tilu dan bermula diciptakan seniman berbakat yang bernama gugum gumilar. yang menjadi ciri utama Jaipongan adalah gaya kaleran,alami dan apa adanya, ceria, erotis, humoris, bersemangat, berspontanitas, dan kesederhanaan. Tari Raden Bojong,Tari Daun dan Pulus Keser Bojong adalah karya tari jaipong Gugum Gumbira yang pertamakalinya.
Gerakan-gerakan pada TARI JAIPONG sangat dipengaruhi oleh kliningan, pencak silat, seni ketuk tilu, dan ronggeng sehingga terbentuk GERAKAN TARI YANG INDAH dan enak untuk kita tonton

Dalam garak Tari Jaipong dapat dibedakan dari beberapa bagian diantaranya
1. Gerakan pembuka yang disebut juga Bukaan
2 . Bagian dari gerakan-gerakan yang disebut Pencungan
3.  pemberhentian atau titik disebut Ngala
4.  Pindahan dari peralihan sesudah ngala disebut Mincit

Dalam perjalanannya kesenian Jaipongan terjadi pro kontra mengenai keerotisan dalam pakaian dan gaya tariannya. namun meski demikian seni JAIPONGAN masih tetap eksis di berbagai acara pentas nasional maupun Internasional


tarian nusantara 2

TARI PENDET



tari pendet

Tari Pendet termasuk dalam jenis tarian wali, yaitu tarian Bali yang dipentaskan khusus untuk keperluan upacara keagamaan. Tarian ini diciptakan oleh seniman tari Bali, I Nyoman Kaler, pada tahun 1970-an yang bercerita tentang turunnya Dewi-Dewi kahyangan ke bumi. Meski tarian ini tergolong ke dalam jenis tarian wali namun berbeda dengan tarian upacara lain yang biasanya memerlukan para penari khusus dan terlatih, siapapun bisa menarikan tari Pendet, baik yang sudah terlatih maupun yang masih awam, pemangku pria dan wanita, kaum wanita dan gadis desa. Pada dasarnya dalam tarian ini para gadis muda hanya mengikuti gerakan penari perempuan senior yang ada di depan mereka, yang mengerti tanggung jawab dalam memberikan contoh yang baik. Tidak memerlukan pelatihan intensif.

Pada awalnya tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di Pura, yang menggambarkan penyambutan atas turunnya Dewa-Dewi ke alam marcapada,merupakan pernyataan persembahan dalam bentuk tarian upacara. Lambat laun, seiring perkembangan zaman, para seniman tari Bali mengubah tari Pendet menjadi tari “Ucapan Selamat Datang”, dilakukan sambil menaburkan bunga di hadapan para tamu yang datang, seperti Aloha di Hawaii. Kendati demikian bukan berarti tari Pendet jadi hilang kesakralannya. Tari Pendet tetap mengandung anasir sakral-religius dengan menyertakan muatan-muatan keagamaan yang kental. Dan tari pendet disepakati lahir pada tahun 1950.


tarian nusantara 3

TARI PIRING

Trai Piring

Tari Piring merupakan tarian khas dari daerah Sumatera Barat, Minang Kabau. Tarian khas ini sudah sangat terkenal di Indonesia. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas Sejarah Asal Usul Tari Piring yang sangat terkenal tersebut sebagai penambah wawasan dan pengetahuan kita terhadap budaya bangsa. Mari kita simak informasi lengkapnya dibawah ini.

Tari Piring
Pada mulanya, Tari Piring ini merupakan ritual ucapan rasa syukur masyarakat setempat kepada dewa-dewa setelah mendapatkan hasil panen yang melimpah ruah. Ritual dilakukan dengan membawa sesaji dalam bentuk makanan yang kemudian diletakkan di dalam piring sembari melangkah dengan gerakan yang dinamis.
Setelah masuknya agama Islam ke Minangkabau, tradisi Tari Piring tidak lagi digunakan sebagai ritual ucapan rasa syukur kepada dewa-dewa. Akan tetapi, tari tersebut digunakan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat banyak yang ditampilkan pada acara-acara keramaian.
Di Malaysia , tarian piring dipersembahkan ketika majelis perkawinan terutama bagi keluarga berada, bangsawan dan hartawan di sebuah kampung. Tarian ini biasa dilihat di kawasan Seremban, Kuala Pilah dan Rembau oleh kumpulan tertentu. Ada yang dipersembahkan dengan pakaian lengkap dan pakaian tarian tidak lengkap. Sedikit bayaran akan dikenakan jika menjemput kumpulan tarian ini mempersembahkan tarian piring. 10 - 20 menit diperuntukkan untuk persembahan tarian ini.
Tarian piring dan silat dipersembahkan di hadapan mempelai di luar rumah. Majelis perkawinan atau sesuatu apa-apa majlis akan lebih meriah jika diadakan tarian piring. Namun begitu, segelintir masyarakat tidak dapat menerima kehadiran kumpulan tarian kerana dianggap ada percampuran lelaki dan perempuan. Bagi mengatasi masalah itu, kumpulan tarian disertai hanya gadis-gadis sahaja.
Kira-kira 8 (delapan) abad yang lalu, Tari Piring telah ada di wilayah kehulauan Melayu. Tari Piring identik dengan Sumatera Barat. Hingga masa kerajaan Sri Vilaya, eksistensinya masih ada bahkan semakin mentradisi. Pada saat masa-masa kejayaan kerajaan Majapahitlah, tepatnya abad ke-16, kerajaan Sri Vijaya dipaksa jatuh.
Namun demikian, Tari Piring tidak lantas ikut lenyap. Bahkan, Tari Piring mengalami perkembangan ke wilayah-wilayah Melayu lain seiring hengkangnya pengagum setia Sri Vijaya. Bergantinya pelaku peradaban memaksa adanya perubahan konsep, orientasi dan nilai pada Tari Piring.
Pada awalnya Tari Piring diperuntukkan buat sesembahan para dewa, dibarengi dengan penyediaan sesaji dalam bentuk makanan yang lezat-lezat. Tarian ini dibawakan oleh beberapa perempuan yang dengan penampilan khusus, berbusana indah, sopan, tertib, dan lemah lembut.
Dalam perjalanannya, orientasi atau tujuan sesembahan Tari Piring bergeser drastis. Ketika Islam datang, orientasi penyajian tidak lagi tertuju pada para dewa, namun dipersembahkan kepada para raja dan pejabat, khususnya saat ada pertemuan atau forum khusus dan istimewa lainnya. Selain itu, Tari Piring juga semakin populer dan tidak hanya dikonsumsi oleh kalangan elit tertentu.


Tidak cukup sampai disitu, perubahan orientasi terus dilakukan. Arti dan makna Tari Piring diartikan secara agak luas. Dalam konteks ini, raja tidak harus kepala negara atau pemimpin kekusaan politik pada rakyatnya, tapi bisa dianalogikan dengan sepasang pengantin. Sang pengantin adalah raja, yaitu “raja sehari”. Karena itulah tradisi Tari Piring kerap dipersembahkan dihadapan “raja sehari” (pengantin) saat bersanding dipelaminan dalam acara walimatul ‘arsy.
Tari Piring atau dalam bahasa Minangkabau disebut dengan Tari Piriang, adalah salah satu jenis Seni Tari yang berasal dari Sumatra Barat yaitu masyarakat Minangkabau disebut dengan Tari Piring karena para penari saat menari membawa piring.
Pada awalnya dulu kala Tari Piring diciptakan untuk memberi persembahan kepada para dewa ketika memasuki masa panen, tapi setelah datangnya agama islam di Minangkabau Tari Piring tidak lagi untuk persembahan para dewa tapi ditujukan bagi majlis-majlis keramaian yang dihadiri oleh para raja atau para pembesar negeri, Tari Piring juga dipakai dalam acara keramaian lain misalnya seperti pada acara pesta perkawinan.
Mengenai waktu kemunculan pertama kali Tari Piring ini belum diketahui pasti, tapi dipercaya bahwa Tari Piring telah ada di kepulaian melayu sejak lebih dari 800 tahun yang lalu. Tari Piring juga dipercaya telah ada di Sumatra barat dan berkembang hingga pada zaman Sri Wijaya. Setelah kemunculan Majapahit pada abad ke 16 yang menjatuhkan Sri Wijaya, telah mendorong Tari Piring berkembang ke negeri-negeri melayu yang lain bersamaan dengan pelarian orang-orang sri wijaya saat itu.



tarian nusantara 4

TARI MERAK



tari merak


Tari Merak merupakan salah satu tarian daerah kreasi baru yang dikreasikan oleh Raden TjetjepSomantri sekitar tahun 1950-an, yang kemudian direvisi kembali oleh dra. Irawati Durban pada tahun 1965.
Pada tahun 1985 dra. Irawatai merevisi kembali koreografi tari merak dan mengajarkannya secara langsung pada Romanita Santoso pada tahun 1993.
Walaupun tarian ini dibawakan oleh penari wanita, namun sebenarnya tarian ini mengambarkan tingkah laku merak jantan dalam menebatkan pesonanya kepad merak betina.
Dalam tarian ini digambarkan bagaimana usaha merak jantan untuk menarik perhatian merak betina dengan memamerkan bulu ekornya yang indah dan panjang.
Dalam usahanya menarik merak betina, sang jantan akan menampilkan pesona terbaik yang ada pada dirinya hingga mampu membuat sang betina terpesona dan berlanjut pada ritual pekawinan.
Gerakan tari merak lebih didominasi oleh gerakan yang menggambarkan keceriaan dan kegembiraan yang dipancarkan oleh sang merak jantan. Dan nilai keceriaan yang digambarkan dalam tari merak semakin jelas dengan penggunaan kostum yang digunakan oleh sang penari.
Dalam membawakan tarian merak, umumnya penari akan menggunakan kostum yang berwarna – warni dengan aksesoris yang semakin mempertegas kesan burung merak jantan.
Dan yang tidak pernah ketinggalan dalam kostum tari merak adalah sayap burung merak yang bisa dibentangkan dan hiasan kepala (mahkota) yang akan bergoyang – goyang ketika penari menggerakan kepalanya.

Fungsi Tari Merak
Sedangkan untuk fungsi tari merak, tarian ini sering ditampilkan sebagai tarian persembahan atau tarian penyambutan. Berikut adalah beberapa fungsi tari merak :
•    sebagai tarian persembahan untuk para tamu yang hadir dalam resepsi pernikahan
•    sebagai tarian penyambutan untuk rombongan pengantin pria ketika menuju pelaminan
•    sebagai tarian penyambutan tamu agung dalam sebuah acara atau ritual
•    sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia dalam kancah internasional. (nn)

 Makalah Bola Basket


 Makalah Bola Basket
basket

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul Makalah Bola Basket.
Makalah ini berisikan tentang informasi Materi bola basket atau yang lebih khususnya membahas tentang sejarah bola basket, teknik-teknik dan hal-hal yang berkenaan dengan bola basket.  Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang bola basket.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.
Majalaya 09 maret  2015

Penulis


BAB I

Pengahuluan



1.1    Latar Belakang
Ada banyak macam jenis olahraga yang mengunakan bola besar dan  ,salah satunya adalah olahraga Basket .  Seperti yang diketahui olahraga basket  telah menjadi salah satu olah raga yang ikut dalam olimpiade nasional maupun internasional.
Bola basket adalah olahraga permainan bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan Bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.
Dalam melakukan permainan bola basket, tentunya membutuhkan pengetahuan tentang tehnik dasar bermain bola basket, tehnik permainan dalam permainan bola basket dan sarana prasarana dalam permainan  bola basket beserta perawatan sarana tersebut agar permainan bola basket dapat berjalan. Oleh karena itu, dalam makalah ini, dikaji tentang hal tersebut yang merupakan suatu pengetahuan yang dibutuhkan agar dalam permainan bola basket itu dapat berjalan dengan baik.

1.2    Tujuan
Mencari informasi tentang olahraga Basket dan membagikannya dengan pembaca. Semoga makalah ini dapet membatu pembaca untuk lebih mengenal olah raga Basket
1.3  Rumusan masalah
  1. Bagaimana sejarah olahraga Basket?
  2. Apa saja macam – macam tekhinik Basket?
  3. Apa resiko yang terdapat pada olahraga Basket ?
  4. Apasaja perlengkapan yang dibutuhkan pada saat melakukan olahraga Basket


BAB II

Pembahasan


2.1  Sejarah Singkat Lahirnya Permainan Bola Basket
Permainan Bola Basket diciptakan pada tahun 1891, Oleh Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, saat harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.

2.2  Sejarah Masuknya Permainan Bola Basket Ke Indonesia
Pada tahun 1920-an, gelombang perantau-perantau dari Cina masuk ke Indonesia. Mereka pun membawa permainan basket yang sudah dua dasawarsa dikembangkan di sana. Para perantau itu membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah Tionghoa. Akibatnya, basket cepat berkembang di sekolah-sekolah Tionghoa. Di sekolah-sekolah Tionghoa itu, bola basket menjadi salah satu olahraga wajib yang harus dimainkan oleh setiap siswa. Tidak heran jika di setiap sekolah selalu ada lapangan basket. Tidak heran juga jika pebasket-pebasket yang menonjol penampilannya berasal dari kalangan ini. Pada era 1930-an perkumpulan-perkumpulan basket mulai terbentuk. Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Medan; menjadi sentral berdirinya perkumpulan basket ini.
Usai Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga basket mulai dikenal luas di kota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta dan Solo. Pada PON (Pekan Olahraga Nasional) I (1948) di Solo, bola basket dimainkan untuk pertama kali di level nasional.
Pada tahun 1951, Maladi – salah satu tokoh olahraga nasional, meminta Tonny Wend an  Wim latumenten untuk membentuk organisasi basket di Idonesia. Jabatan Maladi waktu itu adalah sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Atas prakarsa kedua tokoh itu maka pada 23 Oktober 1995 dibentuklah organisasi dengan nama “persatuan Basket seluruh indonesia”. Pada tahun 1955, diadakan penyempurnaan nama sesuai kaidah Bahasa Indonesia.
2.3 Tekhnik Dasar Permainan Bola Basket

Untuk melanjutkan membaca  Makalah Bola Basket. ini silahkan Klik Di Sini

Macam - Macam Aliran Seni Lukis

 Aliran Seni Lukis,
Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa. Seni lukis yaitu seni yang mengapresiasikan kreatifitas seorang seniman melalui bidang dua dimensi, seperti kanvas, kertas, papan dll. Seni lukis memiliki beragam aliran yang semakin hari semakin berkembang. Berikut macam - macam aliran seni lukis :

1. Aliran Realisme

Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari - hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain.
 Ciri - ciri aliran ini yaitu :

•    Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari - hari.
•    Lukisan apa adanya.
•    Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya.
Tokoh - tokohnya :
•    Gustove Corbert
•    Fransisco de Goya
•    Honore Umier

2. Aliran Seni Lukis Surealisme

Aliran Surealisme yaitu aliran yang erat kaitannya dengan dunia fantasi, seolah - olah kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme juga biasanya memiliki bentuk atau lukisan yang tidak logis serta seperti khayalan.
Ciri - ciri :
•    Lukisan aneh dan asing.
•    Penuh dengan fantasi dan khayalan.
Tokoh - tokohnya :
•    Joan Miro
•    Salvador Dali
•    Andre Masson
•    Sudiardjo
•    Amang Rahman

3. Aliran Romantisme


Aliran Seni Lukis Romantisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Aliran ini menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun sejarah.
vvvCiri - ciri :
•    Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional.
•    Penuh gerak dan dinamis.
•    Warna bersifat kontras dan meriah.
•    Pengaturan komposisi dinamis.
•    Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
•    Kedahsyatan melebihi kenyataan
Tokoh - tokohnya :
•    Raden Saleh
•    Eugene Delacroix
•    Theodore Gericault
•    Jean Baptiste.

4. Aliran Naturalisme

Aliran Seni Lukis Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah.

Ciri - ciri :
•    Kebanyakan bertemakan tentang alam
•    Memiliki teknik gradasi warna
•    Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin
Tokoh - tokohnya :

•    Raden Saleh
•    Abdullah Sudrio Subroto
•    Basuki Abdullah
•    Gambir Anom
•    Trubus
5. Aliran Impresionisme
Aliran Impresionisme adalah seni yang berusaha menampilkan kesan yang ditangkap objek. Aliran Impresionisme juga biasanya memiliki gambar yang agak kabur dan tidak mendetail.

Ciri - ciri :
•    Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya mirip sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek daripada detailnya.
•    Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.
•    Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer (Hitam tidak digunakan sebagai bayangan).
•    Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.
•    Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.
•    Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari suatu objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.
•    Dikerjakan di luar ruangan (en plein air)
Tokoh - Tokoh :
•    Claude Monet
•    Aguste Renoir
•    Casmile Pissaro
•    Sisley
•    Edward Degas

6. Aliran Ekspresionisme
Aliran Seni Lukis Ekspresionisme adalah suatu aliran yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam (baik objeknya maupun senimannya).

Ciri - ciri :
•    Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang
•    Ungkapan isi hati seseorang.
•    Imajinasi seseorang
•    Pemilihan Warna diutamakan
•    Ekspresionisme menjaga jiwa dan menemukan ‘Sturm und Drang' dan pancarannya keluar merupakan media yang baik untuk melukiskan emosinya kepada orang lain.
Tokoh - Tokoh :
•    Vincent Van Gogh
•    Paul Gaugiuin
•    Ernast Ludwig
•    Affandi
•    Zaini
•    Popo Iskandar
7. Aliran Abstraksionisme
Aliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak.

Ciri - ciri :
•    Memiliki bentuk geometris
•    Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.
Tokoh - Tokoh :
•    Gezanne
•    Pablo Picasso
•    Metzinger
•    Braque
•    Albert Glazes
•    Fernand Leger
•    Robert Delaunay
8. Aliran Kubisme
Aliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak.

Ciri - ciri :
•    Memiliki bentuk geometris
•    Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.
Tokoh - Tokoh :
•    Gezanne
•    Pablo Picasso
•    Metzinger
•    Braque
•    Albert Glazes
•    Fernand Leger
•    Robert Delaunay

9. Aliran Dadaisme
Aliran Seni Lukis Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.

Ciri - ciri :
•    Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.
•    Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras
Tokoh - Tokoh :
•    Roull Haussmann
•    Duchamp
•    Hans Arp
10. Aliran Futurisme
Aliran Futurisme adalah aliran yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Suatu objek digambarkan beberapa kali secara sama,secara perspektif.

Ciri - ciri :
•    Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan
•    Memanfaatkan prinsip aneka tampak atau ( multiple viewpoints )
•    Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
•    Memperhatikan tentang kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.
Tokoh - Tokoh :
•    Giacomo Balla
•    Umberto Boccioni
•    Sculptor
•    Carlo CarrĂ ,
11. Aliran Fauvisme
Aliran Fauvisme adalah aliran yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.

Ciri - ciri :
•    Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.
•    Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya
•    Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.
Tokoh - Tokoh :
•    Henry Matisse
•    Andre Dirrain
•    Maurice de Vlamink
•    Rauol Dufi
•    Kess Van Dongen.

12. Aliran Klasikisme

Aliran Seni Lukis  Klasikisme adalah aliran yang menampilkan gambar secara klasik, serta memiliki karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak terpampang di nusantara maupun di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Yunani dan Romawi.

Ciri - ciri :
•    Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.
•    Bentuk selalu seimbang dan harmonis.
•    Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis.
•    Raut muka tenang dan berkesan agung.
•    Berisi cerita lingkungan istana

 Nama - Nama Negara di Dunia

 Nama - Nama Negara di Dunia

Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain.


Dan untuk mengetahui nama – nma Negara di bawah ini adalah daftar nama nama negara di seluruh dunia  beserta ibu kotanya
Inilah Nama-nama Negara di Dunia Beserta Ibukotanya
1.    Negara Afghanistan, beribukota di Kota Kabul.
2.    Negara Afrika Selatan, beribukota di Kota Pretoria, Cape Town dan Bloemfontein.
3.    Negara Albania, beribukota di Kota Tirane.
4.    Negara Aljazair, beribukota di Kota Algiers.
5.    Negara Amerika Serikat, beribukota di Kota Washington D.C.
6.    Negara Andorra, beribukota di Kota Andorra la Vella.
7.    Negara Angola, beribukota di Kota Luanda.
8.    Negara Antigua and Barbuda, beribukota di Kota Saint John’s.
9.    Negara Arab Saudi, beribukota di Kota Riyadh.
10.    Negara Argentina, beribukota di Kota Buenos Aires.
11.    Negara Armenia, beribukota di Kota Yerevan.
12.    Negara Australia, beribukota di Kota Canberra.
13.    Negara Austria, beribukota di Kota Vienna.
14.    Negara Azerbaijan, beribukota di Kota Baku.
15.    Negara Bahama, beribukota di Kota Nassau.
16.    Negara Bahrain, beribukota di Kota Manama.
17.    Negara Bangladesh, beribukota di Kota Dhaka.
18.    Negara Barbados, beribukota di Kota Bridgetown.
19.    Negara Belanda, beribukota di Kota Amsterdam.
20.    Negara Belarusia, beribukota di Kota Minsk.
21.    Negara Belgia, beribukota di Kota Brussels.
22.    Negara Belize, beribukota di Kota Belmopan.
23.    Negara Benin, beribukota di Kota Porto-Novo.
24.    Negara Bhutan, beribukota di Kota Thimphu.
25.    Negara Bolivia, beribukota di Kota La Paz dan Sucre.
26.    Negara Bosnia dan Herzegovina, beribukota di Kota Sarajevo.
27.    Negara Botswana, beribukota di Kota Gaborone.
28.    Negara Brazil, beribukota di Kota Brasilia.
29.    Negara Brunei Darusalam, beribukota di Kota Bandar Seri Begawan.
30.    Negara Bulgaria, beribukota di Kota Sofia.
31.    Negara Burkina Faso, beribukota di Kota Ouagadougou.
32.    Negara Burundi, beribukota di Kota Bujumbura.
33.    Negara Chad, beribukota di Kota N’Djamena.
34.    Negara Chili, beribukota di Kota Santiago.
35.    Negara Cina, beribukota di Kota Beijing.
36.    Negara Cyprus, beribukota di Kota Nicosia.
37.    Negara Denmark, beribukota di Kota Copenhagen.
38.    Negara Djibouti, beribukota di Kota Djibouti.
39.    Negara Dominika, beribukota di Kota Roseau.
40.    Negara Ekuador, beribukota di Kota Quito.
41.    Negara El Salvador, beribukota di Kota San Salvador.
42.    Negara Eritrea, beribukota di Kota Asmara.
43.    Negara Estonia, beribukota di Kota Tallinn.
44.    Negara Ethiopia, beribukota di Kota Addis Ababa.
45.    Fiji, beribukota di Kota Suva.
46.    Negara Filipina, beribukota di Kota Manila.
47.    Negara Finlandia, beribukota di Kota Helsinki.
48.    Negara Gabon, beribukota di Kota Libreville.
49.    Negara Gambia, beribukota di Kota Banjul.
50.    Negara Georgia, beribukota di Kota Tbilisi
51.    Negara Ghana, beribukota di Kota Accra.
52.    Negara Guinea Khatulistiwa, beribukota di Kota Malabo.
53.    Negara Grenada, beribukota di Kota Saint George’s.
54.    Negara Guatemala, beribukota di Kota Guatemala.
55.    Negara Guinea, beribukota di Kota Conakry.
56.    Negara Guinea-Bissau, beribukota di Kota Bissau.
57.    Negara Guyana, beribukota di Kota Georgetown.
58.    Negara Haiti, beribukota di Kota Port au Prince.
59.    Negara Honduras, beribukota di Kota Tegucigalpa.
60.    Negara Hungaria, beribukota di Kota Budapest.
61.    Negara Islandia, beribukota di Kota Reykjavik.
62.    Negara India, beribukota di Kota New Delhi.
63.    Negara Indonesia, beribukota di Kota Jakarta.
64.    Negara Inggris, beribukota di Kota London.
65.    Negara Iran, beribukota di Kota Tehran.
66.    Negara Irak, beribukota di Kota Baghdad.
67.    Negara Irlandia, beribukota di Kota Dublin.
68.    Negara Israel, beribukota di Kota Jerusalem.
69.    Negara Italia, beribukota di Kota Rome.
70.    Negara Jamaika, beribukota di Kota Kingston.
71.    Negara Jepang, beribukota di Kota Tokyo.
72.    Negara Jerman, beribukota di Kota Berlin.
73.    Negara Jordania, beribukota di Kota Amman.
74.    Negara Kamboja, beribukota di Kota Phnom Penh.
75.    Negara Kamerun, beribukota di Kota Yaounde.
76.    Negara Kanada, beribukota di Kota Ottawa.
77.    Negara Kazakhstan, beribukota di Kota Astana.
78.    Negara Kenya, beribukota di Kota Nairobi.
79.    Negara Kepulauan Marshall, beribukota di Kota Majuro.
80.    Negara Kepulauan Solomon, beribukota di Kota Honiara.
81.    Negara Kiribati, beribukota di Kota Tarawa Atoll.
82.    Negara Kolombia, beribukota di Kota Bogota.
83.    Negara Komoros, beribukota di Kota Moroni.
84.    Negara Korea Selatan, beribukota di Kota Seoul.
85.    Negara Korea Utara, beribukota di Kota Pyongyang.
86.    Negara Kosovo, beribukota di Kota Pristina.
87.    Negara Kosta Rica, beribukota di Kota San Jose.
88.    Negara Kroasia, beribukota di Kota Zagreb.
89.    Negara Kuba, beribukota di Kota Havana.
90.    Negara Kuwait, beribukota di Kota Kuwait.
91.    Kyrgyzstan, beribukota di Kota Bishkek.
92.    Negara Laos, beribukota di Kota Vientiane.
93.    Negara Latvia, beribukota di Kota Riga.
94.    Negara Lebanon, beribukota di Kota Beirut.
95.    Negara Lesotho, beribukota di Kota Maseru.
96.    Negara Liberia, beribukota di Kota Monrovia.
97.    Negara Libia, beribukota di Kota Tripoli.
98.    Negara Liechtenstein, beribukota di Kota Vaduz.
99.    Negara Lithuania, beribukota di Kota Vilnius.
100.    Negara Luxembourg, beribukota di Kota Luxembourg.
101.    Negara Makedonia, beribukota di Kota Skopje.
102.    Negara Madagaskar, beribukota di Kota Antananarivo.
103.    Negara Malawi, beribukota di Kota Lilongwe.
104.    Negara Malaysia, beribukota di Kota Kuala Lumpur.
105.    Negara Maladewa, beribukota di Kota Male.
106.    Negara Mali, beribukota di Kota Bamako.
107.    Negara Malta, beribukota di Kota Valletta.
108.    Negara Maroko, beribukota di Kota Rabat.
109.    Negara Mauritania, beribukota di Kota Nouakchott.
110.    Negara Mauritius, beribukota di Kota Port Louis.
111.    Negara Meksiko, beribukota di Kota Meksiko.
112.   Negara Namibia, beribukota di Kota Windhoek.
113.    Negara Moldova, beribukota di Kota Chisinau.
114.    Negara Monako, beribukota di Kota Monaco.
115.    Negara Mongolia, beribukota di Kota Ulaanbaatar.
116.    Negara Montenegro, beribukota di Kota Podgorica.
117.    Negara Mozambique, beribukota di Kota Maputo.
118.    Negara Myanmar (Burma), beribukota di Kota Rangoon dan Naypyidaw.
119.    Negara Mesir, beribukota di Kota Kairo.
120.     Negara Nauru, beribukota di Distrik Yaren.
121.    Negara Federasi Mikronesia, beribukota di Kota Palikir.
122.    Negara Nepal, beribukota di Kota Kathmandu.
123.    Negara Nikaragua, beribukota di Kota Managua.
124.    Niger, beribukota di Kota Niamey.
125.    Negara Nigeria, beribukota di Kota Abuja.
126.    Negara Norwegia, beribukota di Kota Oslo.
127.    Negara Oman, beribukota di Kota Muscat.
128.   Negara Prancis, beribukota di Kota Paris.
129.    Negara Palau, beribukota di Kota Melekeok.
130.    Negara Palestina, beribukota di Kota Gaza.
131.    Negara Panama, beribukota di Kota Panama.
132.    Negara Pantai Gading, beribukota di Kota Yamoussoukro dan Abidjan.
133.    Negara Papua New Guinea, beribukota di Kota Port Moresby.
134.    Negara Paraguay, beribukota di Kota Asuncion.
135.    Negara Peru, beribukota di Kota Lima.
136.     Negara Pakistan, beribukota di Kota Islamabad.
137.    Negara Polandia, beribukota di Kota Warsaw.
138.    Negara Portugal, beribukota di Kota Lisbon.
139.    Negara Qatar, beribukota di Kota Doha.
140.    Negara Republik Afrika Tengah, beribukota di Kota Bangui.
141.    Negara Republik Kongo, beribukota di Kota Brazzaville.
142.    Negara Republik Demokratik Kongo, beribukota di Kota Kinshasa.
143.    Negara Republik Ceko, beribukota di Kota Prague.
144.    Negara Republik Dominika, beribukota di Kota Santo Domingo.
145.    Negara Rumania, beribukota di Kota Bucharest.
146.    Negara Rusia, beribukota di Kota Moscow.
147.    Negara Rwanda, beribukota di Kota Kigali.
148.    Negara Saint Kitts and Nevis, beribukota di Kota Basseterre.
149.    Negara Saint Lucia, beribukota di Kota Castries.
150.    Negara Saint Vincent and the Grenadines, beribukota di Kota Kingstown.
151.    Negara Samoa, beribukota di Kota Apia.
152.    Negara San Marino, beribukota di Kota San Marino.
153.    Negara Sao Tome and Principe, beribukota di Kota Sao Tome.
154.    Negara Selandia Baru, beribukota di Kota Wellington.
155.    Negara Senegal, beribukota di Kota Dakar.
156.    Negara Serbia, beribukota di Kota Belgrade
157.    Negara Seychelles, beribukota di Kota Victoria.
158.    Negara Sierra Leone, beribukota di Kota Freetown.
159.    Negara Singapura, beribukota di Kota Singapore.
160.    Negara Slovakia, beribukota di Kota Bratislava.
161.    Negara Slovenia, beribukota di Kota Ljubljana.
162.    Negara Somalia, beribukota di Kota Mogadishu.
163.    Negara Spanyol, beribukota di Kota Madrid.
164.    Negara Sri Lanka, beribukota di Kota Kolombo dan Sri Jayewardenepura Kotte.
165.    Negara Sudan, beribukota di Kota Khartoum.
166.    Negara Suriname, beribukota di Kota Paramaribo.
167.    Negara Swaziland, beribukota di Kota Mbabane.
168.    Negara Swedia, beribukota di Kota Stockholm.
169.    Negara Switzerland, beribukota di Kota Bern.
170.    Negara Siria, beribukota di Kota Damascus.
171.    Negara Tanjung Verde, beribukota di Kota Praia.
172.    Negara Taiwan, beribukota di Kota Taipei.
173.    Negara Tajikistan, beribukota di Kota Dushanbe.
174.    Negara Tanzania, beribukota di Kota Dodoma.
175.    Negara Thailand, beribukota di Kota Bangkok.
176.    Negara Timor Leste, beribukota di Kota Dili.
177.    Negara Togo, beribukota di Kota Lome.
178.     Negara Tonga, beribukota di Kota Nuku’alofa.
179.    Negara Trinidad and Tobago, beribukota di Kota Port of Spain.
180.    Negara Tunisia, beribukota di Kota Tunis.
181.    Negara Turki, beribukota di Kota Ankara.
182.    Negara Turkmenistan, beribukota di Kota Ashgabat.
183.    Negara Tuvalu, beribukota di Kota Vaiaku village, Funafuti province.
184.    Negara Uganda, beribukota di Kota Kampala.
185.    Negara Ukraina, beribukota di Kota Kyiv.
186.    Negara United Arab Emirates, beribukota di Kota Abu Dhabi.
187.    Negara Uruguay, beribukota di Kota Montevideo.
188.    Negara Uzbekistan, beribukota di Kota Tashkent.
189.    Negara Vanuatu, beribukota di Kota Port-Vila.
190.    Negara Vatican, beribukota di Kota Vatican.
191.    Negara Venezuela, beribukota di Kota Caracas.
192.    Negara Vietnam, beribukota di Kota Hanoi.
193.    Negara Yaman, beribukota di Kota Sanaa.
194.    Negara Yunani, beribukota di Kota Athena.
195.    Negara Zambia, beribukota di Kota Lusaka.
196.    Negara Zimbabwe, beribukota di Kota Harare.

sumber : http://www.dhanhariz.esy.es/2015/09/pengertian-negara-beserta-nama-nama.html

Pengertian Bela Negara

Pengertian Bela Negara
Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut.
Secara fisik, hal ini dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara tersebut, sedangkan secara non-fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.
Setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama dalam masalah pembelaan negara. Hal tersebut merupakan wujud kecintaan seorang warga negara pada tanah air yang sudah memberikan kehidupan padanya. Hal ini terjadi sejak seseorang lahir, tumbuh dewasa serta dalam upayanya mencari penghidupan.
Dalam pelaksaan pembelaan negara, seorang warga bisa melakukannya baik secara fisik maupun non fisik. Pembelaan negara secara fisik diantaranya dengan cara perjuangan mengangkat senjata apabila ada serangan dari negara asing terhadap kedaulatan bangsa.
Sementara, pembelaan negara secara non fisik diartikan sebagai semua usaha untuk menjaga bangsa serta kedaulatan negara melalui proses peningkatan nasionalisme. Nasionalisme adalah rangkaian kecintaan dan kesadaran dalam proses berkehidupan dalam negara dan bangsa, serta upaya untuk menumbuhkan rasa cinta pada tanah air. Selain itu, pembelaan bisa dilakukan dengan cara menumbuhkan keaktifan dalam berperan aktif untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.
Landasan konsep bela negara adalah adanya wajib militer. Subyek dari konsep ini adalah tentara atau perangkat pertahanan negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang dipilih atau sebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer). Beberapa negara (misalnya Israel, Iran) dan Singapura memberlakukan wajib militer bagi warga yang memenuhi syarat (kecuali dengan dispensasi untuk alasan tertentu seperti gangguan fisik, mental atau keyakinan keagamaan). Sebuah bangsa dengan relawan sepenuhnya militer, biasanya tidak memerlukan layanan dari wajib militer warganya, kecuali dihadapkan dengan krisis perekrutan selama masa perang.
Di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Jerman, Spanyol dan Inggris, bela negara dilaksanakan pelatihan militer, biasanya satu akhir pekan dalam sebulan. Mereka dapat melakukannya sebagai individu atau sebagai anggota resimen, misalnya Tentara Teritorial Britania Raya. Dalam beberapa kasus milisi bisa merupakan bagian dari pasukan cadangan militer, seperti Amerika Serikat National Guard.
Di negara lain, seperti Republik China (Taiwan), Republik Korea, dan Israel, wajib untuk beberapa tahun setelah seseorang menyelesaikan dinas nasional. Sebuah pasukan cadangan militer berbeda dari pembentukan cadangan, kadang-kadang disebut sebagai cadangan militer, yang merupakan kelompok atau unit personel militer tidak berkomitmen untuk pertempuran oleh komandan mereka sehingga mereka tersedia untuk menangani situasi tak terduga, memperkuat pertahanan negara.

B. Pengertian Bela Negara  Indonesia

Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.

Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara.
Di Indonesia proses pembelaan negara sudah diatur secara formal ke dalam Undang-undang. Diantaranya sudah tersebutkan ke dalam Pancasila serta Undang-undang Dasar 1945, khususnya pasal 30. Didalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa membela bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
Dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa tersebut, merupakan bukti dan proses bagi seluruh warga negara untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa, serta kesadaran untuk mengorbankan diri guna membela negara. Pemahaman bela negara itu sendiri demikian luas, mulai dari pemahaman yang halus hingga keras.
Diantaranya dimulai dengan terbinanya hubungan baik antar sesama warga negara hingga proses kerjasama untuk menghadapi ancaman dari pihak asing secara nyata. Hal ini merupakan sebuah bukti adanya rasa nasionalisme yang diejawantahkan ke dalam sebuah sikap dan perilaku warga negara dalam posisinya sebagai warga negara. Didalam konsep pembelaan negara, terdapat falsafah mengenai cara bersikap dan bertindak yang terbaik untuk negara dan bangsa.

C. Unsur Dasar Bela Negara


Didalam proses pembelaan bangsa, ada beberapa hal yang menjadi unsur penting, diantaranya adalah :

1. Cinta Tanah Air
2. Kesadaran Berbangsa & bernegara
3. Yakin akan Pancasila sebagai ideologi Negara
4. Rela berkorban untuk bangsa & Negara
5. Memiliki kemampuan awal bela Negara
Contoh-Contoh Bela Negara :
1. Melestarikan budaya
2. Belajar dengan rajin bagi para pelajar
3. Taat akan hukum dan aturan-aturan Negara
4. Dan lain-lain.

Dari unsur yang ada tersebut, bisa disebutkan mengenai beberapa hal yang menjadi contoh proses pembelaan negara. Beberapa contoh tersebut diantaranya adalah :

  1. Kesadaran untuk melestarikan kekayaan budaya, terutama kebudayaan daerah yang beraneka ragam. Sehingga hal ini bisa mencegah adanya pengakuan dari negara lain yang menyebutkan kekayaan daerah Indonesia sebagai hasil kebudayaan asli mereka.
  2. Untuk para pelajar, bisa diwujudkan dengan sikap rajin belajar. Sehingga pada nantinya akan memunculkan sumber daya manusia yang cerdas serta mampu menyaring berbagai macam informasi yang berasal dari pihak asing. Dengan demikian, masyarakat tidak akan terpengaruh dengan adanya informasi yang menyesatkan dari budaya asing.
  3. Adanya kepatuhan dan ketaatan pada hukum yang berlaku. Hal ini sebagai perwujudan rasa cinta tanah air dan bela bangsa. Karena dengan taat pada hukum yang berlaku akan menciptakan keamanan dan ketentraman bagi lingkungan serta mewujudkan rasa keadilan di tengah masyarakat.
  4. Meninggalkan korupsi. Korupsi merupakan penyakit bangsa karena merampas hak warga negara lain untuk mendapatkan kesejahteraan. Dengan meninggalkan korupsi, kita akan membantu masyarakat dan bangsa dalam meningkatkan kualitas kehidupan.

D. Dasar Hukum

Beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara :
  1. Tap MPR No.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional.
  2. Undang-Undang No.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat.
  3. Undang-Undang No.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988
  4. Tap MPR No.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI.
  5. Tap MPR No.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI.
  6. Amandemen UUD '45 Pasal 30 ayat 1-5 dan pasal 27 ayat 3.
  7. Undang-Undang No.3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.
  8. Undang-Undang No.56 tahun 1999 tentang Rakyat Terlatih
Untuk mewujudkan kesadaran dan menyatukan konsep pembelaan negara di tengah masyarakat, salah satunya dilakukan melalui penciptaan lagu Mars Bela Negara. Mars ini digubah oleh salah seorang musisi Indonesia yang memiliki nasionalisme, yaitu Dharma Oratmangun.
Selain itu, dalam upaya menjaga kesadaran bela negara, dibuatlah sebuah momen untuk memperingatinya. Hari yang sudah ditetapkan sebagai hari Bela Negara dipilih tanggal 19 Desember. Penetapan ini dimulai tahun 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang dituangkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 28 Tahun 2006.

Broery Marantika Jangan Ada Dusta

lirik lagu Broery Marantika


Ketika pertama kujumpa denganmu
Bukankah pernah kutanyakan padamu kasih
Takkan kecewakah kau pada diriku
Takkan menyesalkah kau hidup denganku kasih

( 1 )
Memang kau bukan yang pertama bagiku
Pernah satu hati mengisi hidupku dulu
Dan kini semua kau katakan padaku
Jangan ada dusta di antara kita kasih

( korus )
Semua terserah padamu aku begini adanya
Kuhormati keputusanmu, apapun yang akan
Kau katakan, sebelum terlanjur kita jauh
Melangkah, kau katakan saja

( ulang 1 & korus )

Broery Marantika - Angin malam


Angin malam

Berhembus angin malam, mencekam..
Menghempas membelai wajah ayu
Itulah kenangan yang terakhir
Denganmu..

Ku dekati dirimu.., kau diam
Tersungging senyuman di bibirmu
Itulah senyuman..
Yang terakhir darimu..

Diiringi gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwa raga…

Angin tetap Berhembus tak henti
Walaupun sampai akhir hayatku
Tapi tak lagi..
Kau berada di sisiku

Diiringi gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwa raga…

Angin tetap Berhembus tak henti
Walaupun sampai akhir hayatku
Oh angin malam..
Bawa daku.. kepadanya..

Diiringi gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwa raga…

Angin tetap Berhembus tak henti
Walaupun sampai akhir hidupku
Oh angin malam..
Bawa daku.. kepadanya…
Oh angin malam..
Jangan tinggal diriku

Broery Marantika - Biar Bulan Bicara

 

Lirik lagu

Bulan sabit
Yang jatuh dipelataran
Bintang redup
Tanpa cahaya gemintang
Langkah tanpa arah
Sesat di jalan yang terang
Aku yang terlena
dibuai pelukan dosa

Ingin pulang
membalut luka hatimu
Ku pun tahu
betapa pedih batinmu
Beri kesempatan
atau jatuhkan hukuman
Andai maaf pun
tak kau berikan

Air mata tulus jatuh
di sudut bibir mu
Tak terlintas dendam
di bening mata indah mu

Aku yang merasa
sangat berdosa pada mu
Masih pantaskah
mendampingimu

Biar lah bulan bicara sendiri
Biarlah bintang kan menjadi saksi
Tak kan ku ulangi
walau sampai akhir nanti
Cukup derita sampai di sini


Pengertian Makalah

Pengertian Makalah

Sebagai seorang pelajar  baik mahasiswa maupun siswa kita sering di beri tugas oleh guru atau pun dosen berupaa karya tulis atau sering d sebut makalah namun  sebelum anda mengerjakan atau membuat makalah adakala baikny anda mengerti dulu pengertian makalah itu sendiri dan di bawaah in adalah penjelasan tentang Pengertian Makalah
Makalah biasanya dibagi menjadi dua jenis, yang pertama ialah makalah biasa atau di sebut (common paper) dan yang ke dua makalah posisi (position paper).
Sedangkan untuk Pengertian makalah biasa, yaitu makalah yang dibuat untuk menunjukkan pemahamannya terhadap permasalahan yang dibahas. Dalam pembahasannya  makalah ini, secara deskriptif dikemukakan berbagai pandangan tentang masalah yang sedang  dikaji dalam makalah. Dan dalam penulisannya Penulis juga memberikan pendapat, baik itu kritik atau saran,., dalam makalah biasa penulis tidak perlu berargumentasi dalam mempertahankan pendapatnya.

Sedangkan pengertian yang kedua yaitu  makalah posisi (position paper) yaitu sebuah  makalah yang dibuat untuk menunjukkan posisi teoritiknya dalam suatu kajian. Dan untuk makalah si penilis harus  menguasai penguasaan pengetahuan tertentu, serta  dipersyaratkan untuk menunjukkan di pihak mana saja si penulis berdiri beserta alasannya yang didukung oleh teori-teori atau data yang relevan. Untuk membuat makalah posisi, dalam penyusunan makalah ini penulis harus mempelajari tidak hanya satu sumber tapi dari banyak sumber yang pandangannya berbeda atau bahkan yang sangat bertentangan.dengan pandangan penulis itu sendiri
Sedangkan penegertian mkalah menurut para ahli ialah sebagai berikut
Makalah adalah Tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum di  suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan; adapun pengertian makalah memang banyak walaupun pada intinya hamper sama namun tidak ada salahnya jika kita mengetahui lebih jauh tentang Pengertian Makalah menurut para ahli
1.    Karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau  perguruan tinggi;
2.    Makalah adalah suatu karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentu yang tercakup dalam  ruang lingkup suatu perkuliahan;
3.    Pengertian Makalah adalahKarya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1999 : 616);
4.    Selembar kertas yang berisi pernyataan tertulis atau tercetak. (Kamus Istilah Karya Tulis Ilmiah, 2000 : 111);
5.    Pengertian Makalah adalah Karangan yang termasuk tugas pelajar selama pendidikannya di sekolah. (Kamus Besar  Bahasa Indonesia, 1988 : 546);
6.    Jenis tugas kuliah yang harus diselesaikan secara tertulis, baik sebagai hasil pembahasan buku  (book report) maupun sebagai hasil karangan tentang suatu pokok persoalan. (A.E. Fachrudin, 1988 : 214);
7.    Tugas penulisan untuk mengakhiri suatu satuan bidang studi dalam rentang waktu seperti semester dan sejenisnya guna memperlihatkan penguasaan atas bidang studi tersebut. (A.E. Fachrudin, 1988 : 214);
8.    Uraian tertulis yang membahas suatu masalah tertentu dikemukakan untuk mendapat pembahasan lebih lanjut. (Kamus Bahasa Indonesia. W.J.S Poerwadarminta, 1994 : 496);
9.    Pengertian Makalah  adalah Karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris – objektif. (E. Zaenal Arifin, 2000 : 2);
10.    Naskah semester. Biasanya paper dituntut oleh seorang dosen atas mata kuliahnya apabila semester akan berlangsung atau kuliah akan berakhir. Karangan tidak begitu panjang mungki 10 – 15 halaman ukuran folio. (Drs. S. Imam Asy‟ari, 1984 : 17);
11.    Suatu bentuk tugas kuliah atau prasyarat diskusi dan seminar. (Burhan, 1979 : 226);
12.    Suatu karya tulis, baik yang ditulis oleh para mahasiswa sebagai pemenuhan tugas mata  kuliah maupun yang ditulis oleh para sarjana sebagai hasil studi atau penyelidikan. (Siswoyo Harjodipuro, 1982 : 47);
13.    Pengertian Makalah  adalahSuatu karya tulis yang disusun oleh seseorang atau kelompok yang membahas suatu pokok bahasan yang merupkan hasil penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. (M. Widyamartaya dan Veronika Sudiarti, 1997 : 74)
14.    Pengertian Makalah  adalah Karangan prosa, bukan cerita rekaan, yang membicarakan pokok tertentu. Biasanya makalah dimuat di majalah atau koran, tetapi makalah dapat juga merupakan sebuah buku antologi. (Panuti Sudjiman, 1990 : 50);
adapun contoh makalah yang saya kira cukup baik adalah contohnya di bawah ini
  1. contoh makalah tentang kesehatan
  2. contoh makalah PAI makalah tentang wudhu
  3. contoh makalah olah raga
Dan itulah artikel tentang pengertian makalah yang bias saya bagikan semoga bermanfaat

Macam - Macam Aliran Seni Lukis

 

 aliran seni lukis

Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa. Seni lukis yaitu seni yang mengapresiasikan kreatifitas seorang seniman melalui bidang dua dimensi, seperti kanvas, kertas, papan dll. Seni lukis memiliki beragam aliran yang semakin hari semakin berkembang. Berikut macam - macam aliran seni lukis :

1. Aliran Realisme

Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari - hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain.
 Ciri - ciri aliran ini yaitu :

•    Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari - hari.
•    Lukisan apa adanya.
•    Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya.
Tokoh - tokohnya :
•    Gustove Corbert
•    Fransisco de Goya
•    Honore Umier
2. Aliran Surealisme

Aliran seni lukis Surealisme yaitu aliran yang erat kaitannya dengan dunia fantasi, seolah - olah kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme juga biasanya memiliki bentuk atau lukisan yang tidak logis serta seperti khayalan.
Ciri - ciri :
•    Lukisan aneh dan asing.
•    Penuh dengan fantasi dan khayalan.
Tokoh - tokohnya :
•    Joan Miro
•    Salvador Dali
•    Andre Masson
•    Sudiardjo
•    Amang Rahman

3. Aliran Romantisme


Aliran seni lukis Romantisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Aliran ini menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun sejarah.
vvvCiri - ciri :
•    Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional.
•    Penuh gerak dan dinamis.
•    Warna bersifat kontras dan meriah.
•    Pengaturan komposisi dinamis.
•    Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
•    Kedahsyatan melebihi kenyataan
Tokoh - tokohnya :
•    Raden Saleh
•    Eugene Delacroix
•    Theodore Gericault
•    Jean Baptiste.
4. Aliran Naturalisme

Aliran seni lukis Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah.

Ciri - ciri :
•    Kebanyakan bertemakan tentang alam
•    Memiliki teknik gradasi warna
•    Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin
Tokoh - tokohnya :

•    Raden Saleh
•    Abdullah Sudrio Subroto
•    Basuki Abdullah
•    Gambir Anom
•    Trubus

5. Aliran Impresionisme
Aliran seni lukis Impresionisme adalah seni yang berusaha menampilkan kesan yang ditangkap objek. Aliran Impresionisme juga biasanya memiliki gambar yang agak kabur dan tidak mendetail.

Ciri - ciri :
•    Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya mirip sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek daripada detailnya.
•    Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.
•    Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer (Hitam tidak digunakan sebagai bayangan).
•    Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.
•    Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.
•    Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari suatu objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.
•    Dikerjakan di luar ruangan (en plein air)
Tokoh - Tokoh :
•    Claude Monet
•    Aguste Renoir
•    Casmile Pissaro
•    Sisley
•    Edward Degas

6. Aliran Ekspresionisme
Aliran seni lukis Ekspresionisme adalah suatu aliran yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam (baik objeknya maupun senimannya).

Ciri - ciri :
•    Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang
•    Ungkapan isi hati seseorang.
•    Imajinasi seseorang
•    Pemilihan Warna diutamakan
•    Ekspresionisme menjaga jiwa dan menemukan ‘Sturm und Drang' dan pancarannya keluar merupakan media yang baik untuk melukiskan emosinya kepada orang lain.
Tokoh - Tokoh :
•    Vincent Van Gogh
•    Paul Gaugiuin
•    Ernast Ludwig
•    Affandi
•    Zaini
•    Popo Iskandar
7. Aliran Abstraksionisme
Aliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak.

Ciri - ciri :
•    Memiliki bentuk geometris
•    Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.
Tokoh - Tokoh :
•    Gezanne
•    Pablo Picasso
•    Metzinger
•    Braque
•    Albert Glazes
•    Fernand Leger
•    Robert Delaunay
8. Aliran Kubisme
Aliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak.

Ciri - ciri :
•    Memiliki bentuk geometris
•    Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.
Tokoh - Tokoh :
•    Gezanne
•    Pablo Picasso
•    Metzinger
•    Braque
•    Albert Glazes
•    Fernand Leger
•    Robert Delaunay
9. Aliran Dadaisme
Aliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.

Ciri - ciri :
•    Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.
•    Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras
Tokoh - Tokoh :
•    Roull Haussmann
•    Duchamp
•    Hans Arp
10. Aliran Futurisme
Aliran Futurisme adalah aliran yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Suatu objek digambarkan beberapa kali secara sama,secara perspektif.

Ciri - ciri :
•    Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan
•    Memanfaatkan prinsip aneka tampak atau ( multiple viewpoints )
•    Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
•    Memperhatikan tentang kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.
Tokoh - Tokoh :
•    Giacomo Balla
•    Umberto Boccioni
•    Sculptor
•    Carlo CarrĂ ,
11. Aliran Fauvisme
Aliran Fauvisme adalah aliran yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.

Ciri - ciri :
•    Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.
•    Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya
•    Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.
Tokoh - Tokoh :
•    Henry Matisse
•    Andre Dirrain
•    Maurice de Vlamink
•    Rauol Dufi
•    Kess Van Dongen.
12. Aliran Klasikisme

Aliran Klasikisme adalah aliran yang menampilkan gambar secara klasik, serta memiliki karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak terpampang di nusantara maupun di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Yunani dan Romawi.

Ciri - ciri :
•    Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.
•    Bentuk selalu seimbang dan harmonis.
•    Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis.
•    Raut muka tenang dan berkesan agung.
•    Berisi cerita lingkungan istana